Gerakan Menanam Sayuran untuk Masa Depan oleh Santriwati Daar El Huffadz Setu

Setu, 20 November 2022 – Santriwati Pondok Pesantren Daar El Huffadz Setu, Kabupaten Tangerang, tengah menggelar aksi menanam sayuran di lahan kosong milik pondok pesantren sebagai bagian dari gerakan peduli masa depan. Aksi ini bertujuan untuk mendukung ketahanan pangan serta memberikan edukasi kepada santriwati mengenai pentingnya pertanian yang berkelanjutan.

Gerakan ini dimulai pada awal bulan Januari 2025, di mana para santriwati yang tergabung dalam kegiatan ekstrakurikuler pertanian, bersama-sama menanam berbagai jenis sayuran seperti tomat, kangkung, cabai, dan terong. Lahan kosong yang sebelumnya tidak dimanfaatkan kini diubah menjadi kebun mini yang diharapkan dapat memberikan hasil yang bermanfaat bagi pesantren dan sekitar.

“Gerakan ini bukan hanya soal menanam sayuran, tetapi juga tentang memberikan pemahaman kepada santriwati bahwa kita harus dapat mengelola sumber daya alam dengan bijak dan berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan di masa depan,” ujar Kepala Pondok Pesantren Daar El Huffadz, 

Para santriwati terlihat antusias mengikuti setiap tahap penanaman dan perawatan tanaman. Mereka dilatih untuk mengenal cara bercocok tanam yang ramah lingkungan, serta cara merawat tanaman agar dapat tumbuh dengan baik. Hasil dari kebun ini diharapkan tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan sayuran di pondok pesantren, tetapi juga menjadi contoh bagi masyarakat sekitar untuk mulai menanam sayuran di lahan kosong.

Inisiatif ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk komunitas pertanian setempat yang memberikan pelatihan dan bimbingan dalam kegiatan ini. Dengan adanya gerakan ini, diharapkan santriwati Daar El Huffadz Setu dapat menjadi pionir dalam gerakan menanam sayuran untuk masa depan yang lebih baik dan berkelanjutan.


Pentingnya Metode Tasmi' Al-Qur'an di Ma'had Daar El Huffadz

Metode tasmi' Al-Qur'an merupakan salah satu pendekatan yang sangat penting dalam proses pembelajaran dan penghafalan Al-Qur'an di Ma'had Daar El Huffadz. Tasmi', yang berarti memperdengarkan hafalan kepada guru atau teman sejawat, bertujuan untuk memastikan ketepatan dalam hafalan, tajwid, dan makhraj huruf.

Tasmi' berperan sebagai sarana evaluasi langsung untuk menilai sejauh mana santri memahami dan menghafal yat-ayat suci Al-Qur'an. Dengan metode ini, santri tidak hanya sekadar menghafal, tetapi juga melatih kedisiplinan, kepercayaan diri, dan tanggung jawab terhadap hafalan mereka. Selain itu, tasmi' membantu mempererat hubungan antara guru dan santri melalui proses bimbingan yang personal dan intensif.